SUPERBALL.ID - Kesedihan mendalam dirasakan tim dan pendukung Persela Lamongan dengan meninggalnya kiper Choirul Huda.
Nama Choirull Huda merupakan bagian tak terpisahkan dari tim Persela.
Kesedihan para pemain Persela nampak jelas ketika pertandingan melaaan Semen Padang usai.
Tangis para pemain pecah ketika mendapat kabar duka itu.
Tentu jadi pukulan mengingat mereka baru saja bermain dan berrtanding bersama di lapangan.
(Baca Juga: Selamat Jalan, One Man Club, Choirul Huda)
Usai mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-0 seluruh pemain Persela Lamongan menangis.
Raut sedih nampak terlihat diseluruh jajaran manajemen Persela Lamongan.
Bahkan pemain menangis keras, tak terkecuali Ferdiansyah, rekan satu posisi di Lamongan.
Choirul Huda dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Kiper senior ini alami benturan saat melawan Semen Padang dalam lanjutan Liga 1, Minggu (15/10/2017).
Huda lantas pingsan dan ditandu oleh tim medis keluar dari lapangan pada menit ke-44.
Dia kemudian dibawa ke RSUD dr Soegiri, Lamongan, untuk mendapat perawatan medis.
Sayang nyawanya tak tertolong sehingga Choirul Huda meninggal di usia 38 tahun.
Usai meninggalkan stadion seluruh pemain dan manajemen langsung menuju ke rumah sakit.